NOSANEWS.COM – Guna memastikan kualitas jalan yang berada di sepanjang jalan pasar atas hingga Sukaraja. Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong lakukan sidak secara langsung.

Namun sayangnya jajaran dewan harus menelan kekecewaan terhadap kualitas jalan tersebut, yg dinilai tidak memenuhi standar dan spesifikasi jalan yang dinginkan, kendati sudah miliaran dana digelontorkan.

Adapun pembangunan sendiri adalah kegiatan pembangunan infrastruktur jalan pada tahun 2025.

“Kita bersama jajaran komisi III DPRD Rejang Lebong, ditambah dengan komis II, secara langsung turun melihat hasil perbaikan jalan yang ada di pasar atas, dan hasilnya mengecewakan, kualitasnya buruk, lantaran aspal yang ada sangat mudah lepas dan bisa diremuk oleh tangan,” terangnya,

Pembangunan jalan pasar atas sendiri baru satu belum genap satu bulan usai dilaksanakan,   Yang mana seharusnya jalan ini berkualitas baik, lantaran masih baru.

Jajaran dewan sangat menyayangkan atas kualitas jalan tersebut, pasalnya jalan tersebut berada di jalur pusat kota Rejang Lebong, dan lokasi yang sangat ramai orang setiap harinya.

DPRD Rejang Lebong buruknya kualitas sendiri kuat dugaan lantaran  aspal disebabkan spesifikasi material yang tidak sesuai.

“Dari spekulasi kita jika salah atau yang menjadi penyebab suhu aspal yang kurang panas saat pengaspalan, terlebih material aspal didatangkan dari Bengkulu dengan jarak tempuh yang cukup jauh,” terangnya.

Sangat Disayangkan jika anggaran milik Rejang Lebong yang disahkan pada tahun 2024 itu, harus dikecewakan dengan realisasi, yang kualitasnya tidak baik.

“Sudah susah payah kita anggarkan pada tahun 2025, disahkan bersama, namun hasilnya tidak memuaskan,” jelasnya.

Bukan hanya itu saja, Anggota DPRD RL Surya ST menyampaikan jika, ada kemungkinan pengaspalan dilakukan saat kondisi jalan basah akibat hujan, sehingga daya rekat aspal dinilai tidak maksimal.

Pihak Komisi III DPRD Rejang Lebong, juga mengingatkan secara langsung pada Organisasi Perangkat Pemerintah (OPD) terkait untuk bisa lebih celi dan cermat dalam

Melakukan pembagian di Rejang Lebong.

Terlebih pada proyek pembangunan fisik yang dilakukan pada ujung tahun, yang bertempat nya dengan musim penghujan yang tinggi.

“Adapun terkait hal ini, sudah kita sampaikan  secara langsung kepada DPUPRPKP, sebagai liding sektor terkait, untuk segera ditindaklanjuti,” terangnya.

Sementara itu anggota Komisi III DPRD Rejang Lebong lainnya, Anton Doriska menyampaikan, jika semua temuan proyek tersebut telah dirangkum pihaknya.

Di mana dalam hal tersebut sebagian bahan  pihaknya untuk ditindaklanjuti, dalam pemanggilan terhadap jajaran yang terkait pada  Pekan depan atau Minggu mendatang.

“Sama – sama kita lihat, kondisi jalan dan kita juga melihat kualitasnya, di mana sebelumnya kita hanya mendapat laporan masyarakat saja, yang diperkuat dengan fakta lapangan, semua pihak terkait akan kita panggil,” jelasnya.

Wakil Ketua I DPRD Rejang Lebong Pera Haryani SE, yang juga turun dalam sidak tersebut, kualitas jalan cukup memprihatinkan, yang selayaknya tidak perlu terjadi di Rejang Lebong.

Dirinya cukup mengamati betul proses pengerjaan jalan terkait lantaran berada dilingkungan dirinya berdomisili.

Laporan masyarakat sangat banyak masuk kepada pihaknya, terkait dengan kualitas jalan, mana jalan ini fasilitas umum yang sangat aktif digunakan masyarakat setiap harinya, lebih dari jalan lainnya, lantaran jalan ditengah pasar.

“Laporan itu banyak sekali, dan saya dengan sengaja ikut, agar jajaran dewan yang lain mengetahui dengan jelas laporan masyarakat tersebut. Untuk jalan tersebut seharusnya dibuat lebih berkualitas lantaran jalan ini berada ditengah pasar digunakan masyarakat lebih dari jalan lainnya, dan ada perputaran ekonomi yang aktif pada jalan tersebut,” pungkasnya.

Adapun dalam sidak tersebut dilakukan oleh Kordinator Komisi III, Yakni Waka II DPRD Rejang Lebong Lukman Effendi SH, Ketua Komisi III Rizal Tahsin Wakil Ketua Komisi II, Pera Haryani SE, Anggota Komisi III Anton Doriska, Reki Ahmadi, Ricko Candra, Beni Sanjaya, Agung Mangku Alam, Surya ST, Anggota Komisi II Lidya Marlina, DPUPRPKP Rejang Lebong, Konsultan Pengawas.

Penulis: 23

Editor: Adm NOSANEWS

Iklan

Exit mobile version