889 Mahasiswa IAIN Curup Turun Ke Masyarakat, Mulai Jalani Program KKN

Screenshot
Screenshot

 

NOSANEWS.COM – Kurang lebih 889 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup saat ini sudah turun ke masyarakat untuk melakukan pengabdian dan pemberdayaan. Hal ini setelah 16 Juli 2026 ini pihak kampus telah secara resmi melepas jajaran mahasiswa tersebut untuk mengikuti tugas Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan VII Tahun 2026, yang berlangsung di Lapangan Masjid Kampus, depan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD).

Adapun pelepasan dilakukan langsung oleh pimpinan kampus IAIN Curup, dengan dihadiri pejabat Pemda Rejang lebong.

 

Screenshot

SDi mana sebelumnya juga telah dilakukan proses pembekalan untuk 889 mahasiswa tersebut.

“Hari ini kita lepas secara simbolis, sebelumnya juga telah kita berikan pembekalan, sebagai pegangan mereka saat melarikan KKN,” sampai Warek III IAIN Curup Dr Sugiman MKoM.

Adapun 889 mahasiswa sebutir melakukan pengabdian di berbagai desa yang tersebar di Kabupaten Rejang Lebong.

Adapun KKN Angkatan VII IAIN Curup akan dilaksanakan selama 45 hari, terhitung mulai 17 Juli hingga 30 Agustus 2026, dengan lokasi pengabdian di sejumlah desa di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.

“Harapan kita KKN berjalan dengan lancar dan baik, dan terutama silahkan jaga adab dan ahlak kalian, dan jaga nama baik kampus IAIN Curup,” terangnya.

KKN sendiri merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

Screenshot

Suasana pelepasan berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Ratusan mahasiswa yang akan melaksanakan KKN tampak siap menjalankan tugas pengabdian di tengah masyarakat dengan membawa semangat pemberdayaan dan kolaborasi.

SertaDr. Sagiman berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjadikan KKN sebagai ruang belajar yang sesungguhnya untuk memahami kehidupan masyarakat secara langsung.

“Kegiatan ini merupakan momentum untuk merasakan pengabdian yang sesungguhnya di tengah masyarakat. Setelah menyelesaikan pendidikan nanti, pada akhirnya kalian akan kembali hidup dan berkontribusi di tengah masyarakat. Karena itu, gali potensi yang ada, lihat apa yang bisa dikembangkan, bangun kekompakan tim, jaga disiplin, dan jadilah mahasiswa KKN yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Taman, S.P., M.Si., mewakili Bupati Rejang Lebong, menyampaikan bahwa program KKN merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, mahasiswa yang terlibat dalam KKN merupakan generasi terpilih yang diharapkan mampu menjadi mitra pembangunan serta membawa inovasi dan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat desa.

“Dalam pelaksanaannya nanti, kami berharap mahasiswa KKN mampu merangkul pemerintah desa, tokoh agama, masyarakat, serta para pemuda dan pemudi setempat sehingga seluruh program kerja yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga sopan santun, etika, serta nama baik almamater selama berada di lokasi pengabdian.

“Jaga sikap dan perilaku selama berada di tengah masyarakat. Tunjukkan bahwa mahasiswa IAIN Curup memiliki karakter yang baik, mampu beradaptasi, dan fokus pada program-program pemberdayaan masyarakat yang bermanfaat,” tambahnya.

Setelah prosesi pelepasan selesai, seluruh mahasiswa KKN Angkatan VII langsung diberangkatkan menuju lokasi penempatan masing-masing sesuai pembagian yang telah ditetapkan oleh LPPM IAIN Curup.

Melalui program KKN Angkatan VII ini, IAIN Curup berharap mahasiswa tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu mendorong pemberdayaan masyarakat, memperkuat nilai-nilai keagamaan, sosial, pendidikan, dan lingkungan.

Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata, membangun kolaborasi yang harmonis dengan berbagai elemen desa, serta menghadirkan program-program inovatif yang berdampak bagi kemajuan masselama TVt dan pembangunan daerah Kabupaten Rejang Lebong.