NOSANEWS.COM – Dalam aksi damai yang dilakukan Aliansi Rejang Lebong Melawan, di di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rejang Lebong, pada Rabu 3 September 2025, menyampaikan  14 tuntutan kepada pihak DPRD Rejang Lebong.

Di mana 14 tuntutan tersebut disampaikan secara langsung di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Rejang Lebong yang menemui massa secara langsung pada saat itu.

Adapun 14 tuntutan yang disampikan oleh aliansi Rejang Lebong Melawan yakni :

  1. Mendesak agar DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset.
  2. Evaluasi rencana kenaikan tunjangan DPR.
  3. Mendesak agar pejabat yang mempunyai riwayat korupsi dilakukan resafel dan diproses hukum.
  4. Mendesak pemerintah untuk menghentikan tindakan represif aparat.
  5. Mendesak partai politik untuk melakukan evaluasi internal pada pencalonan legislatif.
  6. Mendesak pemerintah untuk segera mengambil sikap dan menyelesaikan dinamika kebangsaan.
  7. Mendesak pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan guru dan meningkatkan kualitas pendidikan.
  8. Evaluasi teknis pelaksanaan program nasional MBG.
  9. Pemerataan pendidikan di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.
  10. Pengadaan tempat pembuangan sampah yang memadai.
  11. Usut tuntas kasus pembunuhan mahasiswi Resmareta.
  12. Meminta transparansi pembangunan jalan Sukowati.
  13. Meningkatkan keamanan di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.
  14. Penertiban juru parkir di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.

Tuntutan sendiri berisikan desakan terhadap penyelesaian isu masalah nasional dan juga lokal yang ada di Provinsi Bengkulu.

Aliansi menilai jika pemerintah masih belum mampu menyelesaikan persoalan secara cepat, dan terkesan abai dalam sejumlah persoalan.

“Kami minta 14 tuntutan ini dapat sama – sama disuarakan sampai pada pemerintah pusat, yang dimulai dari pemerintah daerah,” sampai Koordinator aksi damai.

Sementara itu Ketua DPRD Rejang Lebong, Juliansyah Yayan, dalam menemui massa demo menyampaikan jika pihaknya menerima dengan terbuka siapa saja yang ingin menyampaikan aspirasi digedung DPRD Rejang Lebong.

“Kami terbuka atas aspirasi yang ingin disampaikan baik itu lisan ataupun tertulis, baik yang ingin mendatangi secara langsung atau via komunikasi lainnya,” ujarnya.

Adapun yang menjadi tuntutan, pihaknya sepakat dengan aliansi dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku.

Baik untuk isu nasional akan disampaikan lewat nota kesepahaman bersama, dan untuk jajaran Kabupaten Rejang Lebong akan diselesaikan sesuai dengan tri fungsi DPRD Rejang Lebong.

 

“Kita sepakat, dan untuk bebrapa poin yang ada di Rejang Lebong, telah kita tindaklanjuti sesuai dengan tupoksi kita,” terangnya.

Adapun aksi damai mendapat pengawalan ketat dari aparat gabungan. Baik TNI, Polri, Satpol PP dan pihak damkar.

Aliansi Rejang Lebong Melawan tergabung dari Cipayung Plus, BEM, Mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat Rejang Lebong.

Penulis: 23

Editor: Adm NOSANEWS

Iklan